- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
بَابُ الاِعْتِكَافِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ
Pasal tentang Itikaf
Hukumnya Sunah Muakad
Syarat Sah Itikaf
وَلَا
يَصِحُّ إِلَّا فِي الْمَسْجِدِ بِالنِّيَّةِ وَأَقَلُّهُ لَحْظَةٌ تَزِيدُ عَلَى
طُمَأْنِينَةِ الصَّلَاةِ وَتَطْلُبُ الْمُوَاظَبَةَ عَلَيْهِ كُلَّمَا دَخَلَ
الْمَسْجِدَ خُصُوصًا فِي رَمَضَانَ وَفِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْهُ أَفْضَلُ
لِطَلَبِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ.
Dan tidak sah i'tikaf (menyendiri untuk beribadah)
kecuali di masjid dengan niat. Kadar minimal i'tikaf adalah sesuatu yang
melebihi ketenangan dalam shalat, dan disunnahkan untuk selalu menjaganya
setiap kali masuk masjid, terutama di bulan Ramadhan dan sepuluh hari
terakhirnya yang lebih utama untuk mencari Lailatul Qadar.
Pembatal I’tikaf
وَيُبْطِلُهُ
الْجِمَاعُ وَالسُّكْرُ عَمْدًا وَالْكُفْرُ وَالْجُنُونُ وَالْحَيْضُ
وَالنِّفَاسُ وَالْخُرُوجُ مِنَ الْمَسْجِدِ بِلَا عُذْرٍ إِلَّا إِذَا أَطْلَقَهُ
فِي النِّيَّةِ وَخَرَجَ مِنَ الْمَسْجِدِ عَازِمًا عَلَى الرُّجُوعِ لَهُ.
Yang membatalkan i'tikaf adalah:
1.
Berhubungan badan
2.
Mabuk sengaja
3.
Kekafiran
4.
Gila
5.
Haid
6.
Nifas
7.
Keluar dari masjid
tanpa uzur, kecuali jika dia melepaskan niatnya dalam i'tikaf dan keluar dari
masjid dengan niat untuk kembali lagi.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar