- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
كِتَابُ الزَّكَاةِ
Kitab tentang Zakat
Zakat Emas dan Perak
وَأَنْوَاعُهَا
كَثِيرَة. فَمِنْهَا: زَكَاةُ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَهِيَ وَاجِبَةٌ عَلَىٰ
مَنْ مَلَكَ عَشْرِينَ مَثْقَالاً مِنَ الذَّهَبِ الْخَالِصِ أَوْ مِائَتَيْ
دِرْهَمٍ مِنَ الْفِضَّةِ الْخَالِصَةِ وَحَالَ الْحَوْلُ وَهِيَ فِي مِلْكِهِ
وَيُخْرِجُ مِنْ ذَلِكَ رُبْعَ الْعُشْرِ وَمَا زَادَ عَلَىٰ ذَلِكَ
فَبِحِسَابِهِ.
Jenis-jenis zakat itu banyak, di antaranya adalah
Zakat emas dan perak, yang wajib atas siapa saja yang memiliki 20 mitsqal emas
murni atau 200 dirham perak murni, dan telah mencapai haul (satu tahun
kepemilikan), maka wajib mengeluarkan seperempat dari sepersepuluh (2,5%) dari
jumlah tersebut.
Zakat Barang Dagangan
وَمِنْهَا:
زَكَاةُ التِّجَارَةِ وَهِيَ وَاجِبَةٌ عَلَىٰ مَنِ اتَّجَرَ وَلَوْ فِي شَيْءٍ
حَقِيرٍ فَيَقُومُ بِضَاعَتُهُ عِنْدَ آخِرِ الْحَوْلِ بِمَا اشْتَرَيَتْ بِهِ
فَإِنْ بَلَغَتْ بِهِ نِصَابًا زَكَّاهَا بِرُبْعِ الْعُشْرِ مِنْ قِيمَتِهَا
وَإِلَّا فَلَا زَكَاةَ فِيهَا،
Jenis zakat lainnya adalah zakat perdagangan, yang
wajib atas siapa saja yang berdagang walaupun hanya sedikit. Pada akhir tahun,
ia hitung modal dagang yang telah dibelanjakan, jika mencapai nishab (senilai
85 gram emas), maka wajib mengeluarkan seperempat dari sepersepuluh (2,5%) dari
nilai barang dagangan tersebut. Jika tidak mencapai nishab, maka tidak wajib
zakat.
ثُمَّ
إِنْ مَلَكَ مَالَ التِّجَارَةِ بِعَيْنِ نِصَابٍ مِنْ ذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ أَوْ
بِأَقَلَّ مِنْ نِصَابٍ وَفِي مِلْكِهِ تَمَامُهُ فَأَوَّلُ الْحَوْلِ مِنْ حِينِ
مَلَكَ النَّقْدَ وَإِنْ مَلَكَ مَالَهَا بِعُرُوضِ قِنْيَةٍ أَوْ بِذَهَبٍ أَوْ
فِضَّةٍ أَقَلَّ مِنْ نِصَابٍ وَلَيْسَ فِي مِلْكِهِ تَمَامُهُ فَأَوَّلُ
الْحَوْلِ يَوْمُ بَدْءِ التِّجَارَةِ.
Apabila seseorang memiliki modal perdagangan berupa
uang cash senilai nishab emas atau perak, atau kurang dari nishab, maka awal
tahun zakatnya dimulai sejak ia memiliki modal tersebut. Namun jika modalnya
berupa barang dagangan, awal tahun zakatnya dimulai sejak ia memulai
perdagangan.
Zakat Tanaman dan Buah-buahan
وَمِنْهَا:
زَكَاةُ الزُّرُوعِ وَالثِّمَارِ فَزَكَاةُ الزُّرُوعِ وَاجِبَةٌ فِي الْقُوتِ
فَقَطْ كَالْحِنْطَةِ وَالْأَرْزِ وَالْعَدَسِ. وَزَكَاةُ الثِّمَارِ وَاجِبَةٌ
فِي التَّمْرِ وَالزَّبِيبِ فَقَطْ.
Dari jenis zakat lainnya adalah zakat tanaman dan
buah-buahan. Zakat tanaman wajib dikeluarkan hanya pada makanan pokok, seperti
gandum, beras, dan kacang-kacangan. Sedangkan zakat buah-buahan wajib
dikeluarkan hanya pada kurma dan anggur.
وَتَتَعَلَّقُ
الزَّكَاةُ بِالْحَبِّ إِذَا سَنْبَلَ وَاشْتَدَّ، وَبِالثِّمَارِ إِذَا بَدَا
صَلَاحُهَا، لَكِنْ لَا تُخْرَجُ مِنْ كُلٍّ مِنْهَا إِلَّا إِذَا بَلَغَ نِصَابًا
بَعْدَ الْقَطْعِ وَالتَّجْفِيفِ وَالتَّصْفِيَةِ.
Kewajiban zakat berkaitan dengan biji-bijian ketika
sudah berbuah dan matang, serta pada buah-buahan ketika sudah terlihat baik.
Namun, zakat tidak wajib dikeluarkan dari masing-masing jenis tersebut kecuali
jika mencapai nisab (jumlah minimum) setelah dipanen, dikeringkan, dan
disaring.
نِصَابُ
كُلٍّ مِنْهَا خَمْسَةُ أَوْسُقٍ صَافِيَةٍ، ثُمَّ إِنْ سُقِيَتْ بِلَا تَعَبٍ
زُكِّيَتْ بِالْعُشْرِ كَامِلاً وَإِنْ سُقِيَتْ بِتَعَبٍ زُكِّيَتْ بِنِصْفِ
الْعُشْرِ.
Nisab (jumlah minimum) untuk setiap jenis adalah lima
ausaq (kurang lebih 653 kg) yang bersih. Jika tanaman diairi tanpa susah payah,
maka zakatnya adalah sepersepuluh (10%) penuh. Namun, jika diairi dengan susah
payah, maka zakatnya adalah setengah dari sepersepuluh (5%).
Zakat Fitrah
وَمِنْهَا:
زَكَاةُ الْفِطْرِ وَهِيَ وَاجِبَةٌ عَلَىٰ مَنْ مَلَكَ شَيْئًا زَائِدًا عَلَىٰ
مُؤُونَتِهِ وَمُؤُونَةِ عِيَالِهِ وَمَمَالِيكِهِ لَيْلَةَ الْعِيدِ وَيَوْمِهِ،
Selain itu, terdapat juga zakat fitrah. Zakat fitrah
diwajibkan bagi setiap muslim yang memiliki kelebihan harta setelah mencukupi
kebutuhan diri dan keluarganya pada malam dan hari raya Idul Fitri.
وَيُخْرِجُ
الشَّخْصُ صَاعًا عَنْ نَفْسِهِ وَصَاعًا عَنْ كُلِّ مَنْ تَلْزَمُهُ مُؤُونَتُهُ
مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَلَوْ كَانَ رَضِيعًا، وَيَكُونُ الصَّاعُ مِنْ غَالِبِ
قُوتِ أَهْلِ الْبَلَدِ فِي غَالِبِ السَّنَةِ وَقَدْرُهُ أَرْبَعُ حَفَنَاتٍ.
بِكَفِّ مُعْتَدِلِ الْخَلْقَةِ وَوَزْنُهُ خَمْسَةُ أَرْطَالٍ وَثُلُثِ بِرْطَالِ
بَغْدَادَ.
Seseorang harus mengeluarkan satu sha' (satuan
takaran) untuk dirinya sendiri, dan satu sha' untuk setiap orang yang menjadi
tanggungannya dari kalangan muslim, bahkan jika dia masih bayi. Satu sha'
tersebut terdiri dari makanan pokok yang umum dikonsumsi di daerah tersebut
dalam sebagian besar tahun, yang jumlahnya setara dengan empat genggaman tangan
orang yang berpostur sedang. Ukuran satu sha' ini setara dengan lima rithl
(satuan berat) dan sepertiga rithl Baghdad.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar